Hiking ke Curug Cibeureum Cianjur

Saat pulang dari Telaga Saat Bogor, saya dan teman saya sempat berkunjung ke Curug Cibeureum. Rasanya sayang kalau kami hanya lewat saja. 

Curug Cibeureum terletak di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Akses terdekat, kita bisa mengunjungi melalui pintu masuk pendakian Gunung Gede Pangrango di Cibodas Cianjur.

Jadi nanti kita akan menggunakan jalur pendakian dan berpindah jalur di Pos Panyangcangan.

Jika kamu berniat untuk kesini:

  • Tiket masuk gerbang pertama: Rp. 5000 (Roda 2) dan Rp. 16.000 (Roda 4)
  • Parkir: Rp 8.000 (Roda 2)
  • Tiket masuk ke Curug Cibeureum: Rp. 18.500/orang.
*Biaya bisa berubah sewaktu-waktu

Well, setelah melakukan pendaftaran, saya bersama teman saya berjalan menyusuri jalan berbatu.




Pepohonan dimana-mana dan udara yang sejuk bisa membuat saya lebih tenang. Beberapa kali saya bertemu dengan beberapa pengunjung lain. Baik yang hendak naik atau turun.

Estimasi perjalanan dari tempat pendaftaran sampai air terjun adalah 45-60 menit. Cukup lumayan peregangan otot kaki.

Baca juga: Menikmati Kabut di Telaga Saat Bogor

Beberapa menit kita berjalan, kita akan menemukan telaga biru. Namun saya tidak mengabadikannya. Karena suatu alasan.

Selain pepohonan, kita akan sering menemui sungai dengan airnya yang jernih. Suara air mengalir menjadi melodi yang indah.




Untuk kamu yang lupa membawa air minum, jangan khawatir karena akan ada beberapa penjual sepanjang perjalanan. Namun harganya memang berbeda dengan harga normal.

Salah satu saya sukai saat berkunjung kesini adalah ketika sampai di Rawa Gayonggong. Karena pemandangannya yang sangat bagus. Cocok untuk kamu yang suka folk photography. 





Indah, bukan? Untuk kamu yang pernah atau sering mendaki Gunung Gede Pangrango melalui jalur ini, pasti tidak asing lagi dengan tempat ini. Jalan yang dibuat diatas rawa dan dikelilingi pohon yang rindang, bagi saya ini sangat indah.

Setelah sekitar 40 menit berjalan, kami akhirnya sampai di Pos Panyangcangan dan mengambil jalan ke Curug Cibeureum. Dari sini jaraknya sudah sangat dekat. Sehingga tidak lama kami sampai di Curug Cibeureum.





Tebing yang tinggi membuat air terjun ini terlihat gagah. Bebatuan meghampar dibawahnya. Air mengucur begitu deras, sehingga akan membuatmu ingin merasakan kesegarannya. Seperti yang dilakukan teman saya. Dia memang ingin sekali "mandi" ketika kesini, dan akhirnya tercapai.





Selain Curug Cibeureum, di sebelahnya ada Curug Cidendeng. Debit airnya agak lebih sedikit dibanding Curug Cibeureum.






Untuk kamu yang berniat berkunjung kesini, pastikan kondisi fisiknya baik. Jangan ragu untuk beristirahat jika terasa lelah. Kamu juga bisa berkunjung bersama keluarga. Wisata dibuka pukul 06:00-18:00 WIB. Terakhir pengunjung naik pukul 14:00 WIB.

Well, sekian trip kali ini. Jika ada saran atau pertanyaan, silakan tulis di kolom komentar.

See you next trip.

Komentar

Lagi Hits